Memberdayakan anak-anak underprivileged
melalui pendidikan dan keterampilan.
Aksi Berkreasi adalah sebuah project sosial yang bertujuan memberikan kesempatan belajar kepada anak-anak kurang mampu di wilayah Depok melalui kelas crafting. Aksi Berkreasi menyelenggarakan sesi crafting yang edukatif dan menyenangkan, dimana anak-anak dapat mengembangkan kreativitas dan memperoleh pengetahuan baru. Kami akan memasarkan hasil karya mereka dan hasil yang diperoleh akan digunakan untuk membeli sumber daya pendidikan seperti buku cerita, yang kemudian kami distribusikan kembali kepada mereka untuk meningkatkan akses mereka terhadap pendidikan.
Mengajarkan keterampilan kepada anak-anak kurang mampu untuk membuat produk buatan tangan mereka
Memasarkan hasil kerajinan tangan dan menggunakan keuntungannya untuk mengedukasi anak-anak tersebut.
Mengembalikan keuntungan hasil penjualan kerajinan tangan anak-anak dalam bentuk bahan belajar dan kelas pengetahuan umum
Depok, 4 Mei 2024 - Kami para inisiator Aksi Berkreasi, sebuah aksi sosial yang berfokus pada pemberdayaan anak-anak underprivileged melalui ilmu pengetahuan dan keterampilan, telah mengeksekusi pergerakan pertama kami pada hari Sabtu, 4 Mei 2024. Berkolaborasi dengan Sekolah Master Indonesia, sekolah yang berisikan anak-anak underprivileged (pemulung, yatim piatu, manusia silver, pengamen), kami para inisiator Aksi Berkreasi hadir untuk membimbing anak-anak disana menumbuhkan kreativitas dan meningkatkan semangat belajar. Bersama adik-adik yang antusias, kami menyelenggarakan dua kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat: Crafting dan Belajar.
Di sesi Crafting, kami mengajak mereka untuk berkreasi membuat gantungan kunci dari Shrink Paper. Anak anak dengan penuh semangat menuangkan imajinasi dan ide-ide mereka pada keychain Sebagai contoh, Kuromi, bendera Palestina, pemain sepakbola Indonesia, dan masih banyak lagi. Beberapa keychain dibawa pulang oleh mereka sebagai kenangan, sementara sisanya dikumpulkan untuk dijual dan keuntungannya digunakan untuk mendukung kegiatan Aksi Berkreasi selanjutnya.
Di sesi Belajar, kami mengajak mereka untuk berlomba-lomba menyelesaikan soal matematika penjumlahan dan pengurangan. Suasana kelas dipenuhi dengan keceriaan dan semangat pantang menyerah anak-anak, hingga akhirnya Putri dan Alvaro menjadi pemenang. Sesi ini menunjukkan kemampuan matematika mereka yang semakin terasah dan juga semangat mereka untuk belajar dan berkompetisi.
Selanjutnya, kami mengajak mereka untuk mengaji Iqro, fokus pada bagian huruf ظ dan ط. Kinan, dengan semangatnya, berhasil menyelesaikan 2 chapter Iqro dengan lancar yang mana menunjukkan progresnya dalam mempelajari part fundamental dari Al-Quran.
Lebih dari sekadar kegiatan edukasi, momen ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menumbuhkan kreativitas mereka sekaligus memperkuat semangat mereka dalam belajar. Kegembiraan mereka menjadi hadiah terindah bagi kami para relawan Aksi Berkreasi.
Sebagai inisiator dari projek yang baru terjun ke lapangan, kami bangga dan terharu melihat antusiasme dan keceriaan anak-anak selama kegiatan berlangsung. Momen ini menjadi pengingat bagi kami dan orang-orang disekitar kami bahwa bimbingan dan sarana edukasi yang layak bagi anak-anak underprivileged adalah hal yang perlu menjadi perhatian bagi kita semua.
Aksi Berkreasi akan terus berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan edukasi yang bermanfaat bagi anak-anak underprivileged. Dukungan dari berbagai pihak sangatlah dibutuhkan untuk mewujudkan misi ini. Mari bersama-sama kita bantu anak-anak underprivileged untuk mencapai potensi terbaik mereka.
Depok, 11 Mei 2024 – Keceriaan dan semangat belajar kembali mewarnai Kelas 1 Sekolah Master Indonesia. Kami kembali hadir untuk menemani adik-adik namun kali ini kami kedatangan para volunteers baru dari Volunteering Aksi Berkreasi Batch 1 diantaranya ada kak Ayudya, kak Umay, dan Kak Ziqra. Pada sesi ini fokus kami adalah pada membuat Charm Bracelet dengan Shrink Paper dan mempelajari cara menjaga kesehatan tubuh.
Sesi Crafting dipenuhi dengan tawa dan keceriaan saat anak-anak bersemangat menggambar motif-motif yang mereka sukai di atas Shrink Paper. Dengan kreativitas dan imajinasi mereka, mereka menuangkan ide-ide mereka ke dalam gambar-gambar yang unik dan menarik dengan tema makanan seperti daging, buah-buahan, dan sayur-sayuran.
Anak-anak sangat senang dengan hasil karya mereka. Beberapa Charm Bracelet dibawa pulang sebagai kenangan, sementara sisanya dikumpulkan untuk kemudian dijual.
Di sesi Belajar, anak-anak diajak untuk mempelajari cara-cara untuk menjaga kesehatan tubuh. Materi yang disampaikan meliputi makan makanan bergizi, berolahraga secara teratur, dan membersihkan lingkungan sekitar.
Kakak ceri menjelaskan dengan cara yang mudah dipahami dan memberikan contoh-contoh yang menarik. Selain itu, kakak ceri juga menyiapkan lagu untuk bernyanyi bersama-sama tentang menjaga kesehatan tubuh. Mereka belajar bahwa makan makanan bergizi dapat membantu mereka untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Berolahraga secara teratur dapat membuat tubuh mereka menjadi lebih kuat dan sehat. Membersihkan lingkungan sekitar dapat mencegah penyakit dan membuat mereka merasa nyaman dan aman. Putri dapat menjelaskan dengan baik pentingnya makan makanan bergizi dan berolahraga secara teratur.
Mari bersama-sama kita dukung Aksi Berkreasi untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi anak-anak underprivileged.
Depok, 1 Juni 2024 – Keceriaan dan semangat belajar kembali mewarnai Kelas 1 di Sekolah Master Indonesia. Kami, Inisiator beserta volunteers Aksi Berkreasi kembali hadir untuk menemani adik-adik underprivileged dalam kegiatan edukasi yang seru dan bermanfaat. Kali ini, fokusnya adalah pada membuat bingkai foto dan belajar tentang ekonomi dasar.
Di sesi Crafting, kami mengajak adik-adik untuk berkreasi membuat bingkai foto (frame) berbahan kain flanel dan kardus. Warna-warna cerah seperti pink dan ungu, serta motif hati yang menggemaskan. Dengan semangat, mereka menggunting, merekatkan, dan menghias bingkai foto yang motifnya telah disesuaikan dengan imajinasi mereka.
Proses membuat bingkai foto melibatkan berbagai gerakan tangan kecil yang kompleks, seperti menggunting, merekatkan, dan menempelkan hiasan. Kegiatan ini membantu anak-anak untuk mengembangkan kemampuan motorik halus mereka untuk berbagai aktivitas sehari-hari seperti menulis, menggambar, dan makan.
Keseruan berlanjut di sesi belajar, Kami mengajak adik-adik untuk mempelajari ekonomi dasar. Materi yang disampaikan meliputi sejarah uang, jenis-jenis uang, cara membedakan uang palsu dan asli, serta perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Kami menjelaskan dengan cara yang mudah dipahami dan memberikan contoh-contoh yang menarik. Anak-anak tampak antusias dan ingin tahu tentang dunia ekonomi. Kinan, dengan semangatnya, menunjukkan pemahaman yang baik tentang materi yang disampaikan. Ia dapat membedakan kebutuhan dan keinginan dengan tepat dan menjelaskan dengan baik ciri-ciri uang palsu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangun pemahaman keuangan yang baik sejak dini bagi anak-anak.
Dengan memahami sejarah uang dan jenis-jenis uang, mereka dapat menghargai nilai uang dan penggunaannya dengan bijak, belajar cara membedakan uang palsu dan asli membantu mereka untuk terhindar dari penipuan, serta memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan membantu mereka untuk membuat keputusan yang tepat dalam berbelanja dan mengelola keuangan mereka di masa depan.
Mari bersama-sama kita dukung Aksi Berkreasi untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi anak-anak underprivileged.
Depok, 8 Juni 2024 – Kelas 1 Sekolah Master Indonesia dipenuhi keceriaan dan semangat belajar pada Sabtu, 8 Juni 2024. Nayya, Ceri, Al Ayyubi, Umay, dan Vanissa, kembali hadir untuk menemani adik-adik underprivileged dalam kegiatan edukasi yang seru dan bermanfaat. Kali ini, ada dua kegiatan seru: membuat bookmark (penanda halaman buku) dan belajar tentang adab makan dan minum.
Pada sesi crafting, anak-anak bersemangat berkreasi dengan kreativitas mereka menggunakan kertas karton berwarna-warni. Mereka memotong dan menempelkan kertas karton untuk membuat dua bookmark kreatif bermotif bunga dan daun. Anak-anak bangga dengan hasil karya mereka, bookmark buatan sendiri yang tak hanya cantik, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk menjadi penanda buku ketika membaca buku mereka nantinya.
Suasana berubah meriah saat Kakak Al datang dengan semangat untuk mengajarkan adab makan dan minum kepada anak-anak. Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dan contoh yang menarik, Kakak Al menekankan pentingnya menjaga etika. Mencuci tangan, duduk rapi, menggunakan tangan kanan, dan mengucap doa sebelum dan sesudah makan menjadi poin penting yang disampaikan.
Anak-anak antusias, tak hanya fokus mendengarkan tapi juga aktif bertanya dan berbagi cerita tentang kebiasaan mereka saat makan dan minum di rumah. Putri dan Ramdan menunjukkan pemahaman yang luar biasa. Mereka dengan semangat menjawab kuis dari Kakak Al dan berhasil menjadi pemenang!
Sebagai penutup yang menyenangkan, anak-anak diajak untuk mempraktikkan etika yang telah dipelajari saat menyantap snack bersama. Suasana kekeluargaan pun kental terasa.
Sabtu, 10 Agustus 2024
Pada Sabtu, 10 Agustus 2024, Aksi Berkreasi mengadakan kegiatan yang penuh warna dan inspirasi di Sekolah Master Indonesia. Acara ini terdiri dari dua sesi utama yang bertujuan untuk mendukung pengembangan kreativitas serta membantu anak-anak menemukan cita-cita yang sesuai dengan minat dan bakat mereka
Sesi pertama yang sangat dinanti adalah Crafting Class, di mana para peserta diajak untuk membuat pajangan dinding unik dari stik es krim. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas peserta dengan memberikan kebebasan dalam menyusun dan mengkombinasikan ukuran dan warna manik-manik, sehingga mereka dapat mengekspresikan ide dan imajinasi dalam bentuk karya seni. Para peserta, dengan bimbingan dari anggota Volunteering Program Batch 2 (Abel, Basma, dan Bila), belajar teknik dasar crafting sambil memperhatikan estetika dan detail dalam setiap karya yang mereka buat.
Kegiatan ini bukan hanya mengasah keterampilan tangan, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak dalam memahami konsep seni dan estetika. Mereka diberikan ruang untuk bereksperimen dengan berbagai material dan berani mengambil risiko dalam menciptakan desain yang mereka sukai.
Sesi berikutnya adalah General Knowledge yang berfokus pada pembicaraan mengenai cita-cita. Sesi ini bertujuan untuk membantu anak-anak menemukan apa yang mereka inginkan di masa depan dengan menghubungkannya dengan minat dan bakat masing-masing. Dalam diskusi yang hangat, anak-anak berbagi impian mereka, didorong untuk berpikir tentang profesi yang sesuai dengan apa yang mereka sukai dan kuasai.
Momen ini bukan hanya untuk mengenal lebih jauh tentang dunia pekerjaan, tetapi juga untuk menggali potensi diri masing-masing peserta. Para relawan memberikan panduan dan inspirasi agar anak-anak lebih percaya diri dalam mengejar cita-cita mereka.
Kegiatan yang diadakan oleh Aksi Berkreasi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang, baik dari sisi kreativitas maupun pemahaman diri. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu mereka menemukan potensi terbaik mereka, baik dalam seni maupun dalam mencapai cita-cita di masa depan.
Kegiatan seperti ini akan terus kami adakan untuk memastikan anak-anak di sekitar kita mendapatkan peluang untuk berkembang dalam berbagai aspek kehidupan mereka.
Pada Sabtu, 31 Agustus 2024, tim Aksi Berkreasi—Nayya, Yusuf, Vanissa, dan Ceri—mengadakan kegiatan yang menyenangkan dan edukatif di Sekolah Master Indonesia. Kegiatan ini terdiri dari dua sesi utama yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak-anak serta membantu mereka mengenal lebih dalam bakat dan minat mereka. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk lebih mengenal diri mereka dan mengasah potensi yang ada.
Sesi pertama yang kami adakan adalah Crafting Class, di mana para peserta diajak untuk membuat gelang dari manik-manik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mereka melalui kebebasan dalam menyusun dan mengombinasikan ukuran dan warna manik-manik. Anak-anak diberikan berbagai jenis manik-manik dengan warna dan bentuk yang beragam, dan mereka bebas untuk merancang gelang sesuai dengan imajinasi mereka.
Sebagai tim, kami membimbing mereka dalam memilih kombinasi warna yang menarik dan mengajarkan teknik dasar dalam merangkai manik-manik. Saya sangat terkesan dengan antusiasme mereka dalam membuat gelang, karena setiap peserta memiliki desain yang unik dan penuh warna. Melalui kegiatan ini, saya berharap anak-anak bisa belajar tentang seni dan estetika, serta merasakan kepuasan saat melihat hasil karya mereka sendiri.
Sesi kedua adalah Tes Minat Bakat, yang dirancang untuk membantu anak-anak mengetahui potensi diri mereka. Dalam sesi ini, kami mengajak anak-anak untuk mengenal lebih dalam apa yang mereka minati dan kuasai. Tes ini memberikan gambaran mengenai berbagai bakat dan minat yang dimiliki oleh tiap anak, sehingga mereka bisa lebih mudah menentukan cita-cita di masa depan.
Kami berdiskusi tentang berbagai profesi yang mungkin sesuai dengan minat mereka, seperti di bidang seni, sains, atau teknologi. Saya merasa sangat senang melihat anak-anak begitu terbuka dan bersemangat dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kami ajukan. Melalui tes ini, mereka menjadi lebih sadar tentang bakat yang mereka miliki, yang tentunya bisa menjadi acuan untuk memilih jalan hidup dan cita-cita yang lebih jelas.
Kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami sebagai relawan dan bagi anak-anak yang terlibat. Melalui Crafting Class, anak-anak tidak hanya belajar seni, tetapi juga merasakan kebebasan dalam mengekspresikan diri mereka. Sementara itu, Tes Minat Bakat membantu mereka menemukan potensi diri yang lebih dalam dan menumbuhkan semangat untuk mengejar cita-cita.
Kami, tim Aksi Berkreasi, berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk mendukung perkembangan anak-anak dalam berbagai aspek kehidupan. Terima kasih kepada Sekolah Master Indonesia yang telah menyediakan tempat untuk kegiatan ini, serta kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan antusias. Semoga setiap anak dapat terus mengeksplorasi bakat dan minat mereka, dan mencapai cita-cita yang mereka impikan!
Sabtu, 7 September 2024 - Pelataran Masjid Sekolah Master Indonesia
Sabtu lalu, kami di Aksi Berkreasi kembali mengadakan kegiatan seru bersama anak-anak Sekolah Master Indonesia. Kegiatan kali ini bertemakan "Merancang Langkah Menuju Cita-Cita", di mana kami membantu anak-anak untuk memetakan apa saja yang perlu mereka lakukan demi mencapai mimpi dan cita-cita mereka masing-masing.
Acara dimulai dengan sesi General Knowledge yang interaktif. Kami berdiskusi dengan anak-anak seperti Sana, Anjani, Belva, Afizah, Hanum, dan Lana tentang apa yang mereka cita-citakan. Dari dokter, pengusaha, hingga guru—mimpi mereka sungguh beragam dan penuh semangat. Setelah itu, kami membantu mereka memetakan langkah-langkah yang perlu mereka ambil untuk mencapai cita-cita tersebut. Kami berbicara tentang karakter apa saja yang penting, seperti kerja keras, kejujuran, dan disiplin, serta keterampilan khusus yang harus mereka pelajari.
Salah satu momen yang menyenangkan adalah ketika anak-anak mulai memahami bahwa setiap profesi membutuhkan kebiasaan dan sikap tertentu. “Oh, jadi kalau mau jadi dokter, aku harus rajin belajar dan nggak boleh takut lihat darah ya, Kak?” kata Hanum, sambil tertawa, tapi dengan sorot mata penuh tekad.
Setelah diskusi, kami lanjut ke sesi Crafting, di mana anak-anak membuat gantungan kunci (keychain) yang merepresentasikan cita-cita mereka. Ini bukan sekadar kerajinan tangan biasa, tapi sebuah simbol dari impian mereka. Misalnya, Anjani membuat keychain berbentuk stetoskop, karena ia ingin menjadi dokter, sementara Sana membuat keychain berbentuk buku untuk mewakili cita-citanya sebagai penulis. Proses ini membuat anak-anak lebih terhubung secara visual dengan impian mereka.
Sebagai salah satu inisiator, saya, Kak Nayya, bersama Kak Yusuf, Kak Ceri, dan Kak Vanissa, sangat terharu melihat semangat anak-anak dalam merancang masa depan mereka. Rasanya luar biasa melihat mereka mulai memahami bahwa cita-cita tidak hanya soal mimpi, tetapi juga butuh kerja keras, kebiasaan baik, dan dedikasi. Para relawan Batch 3—Kak Fira, Kak Calya, Kak Aqsa, dan Kak Aqila—juga sangat membantu dalam mendampingi anak-anak selama kegiatan ini.
Tujuan dari kegiatan ini adalah menanamkan pada anak-anak bahwa mencapai cita-cita membutuhkan langkah-langkah nyata yang bisa dimulai sejak dini. Dan dari apa yang kami lihat, anak-anak sudah mulai menyusun rencana mereka sendiri. “Aku sekarang tahu kalau mau jadi pengusaha, aku harus belajar tentang uang dan cara jualan,” ujar Belva dengan penuh semangat, sambil memegang keychain buatannya yang berbentuk uang kertas mini.
Kegiatan ini diadakan di pelataran masjid Sekolah Master Indonesia dan berlangsung dengan penuh keceriaan dan antusiasme. Dengan bimbingan yang tepat dan dukungan yang konsisten, kami yakin anak-anak ini bisa meraih apa pun yang mereka impikan.
Kami di Aksi Berkreasi selalu percaya bahwa setiap anak berhak bermimpi dan memiliki kesempatan untuk mewujudkan mimpi tersebut. Lewat kegiatan seperti ini, kami berharap bisa terus mendukung mereka dalam merancang masa depan yang lebih cerah. Terima kasih kepada semua relawan dan anak-anak yang telah ikut serta dalam kegiatan ini. Sampai jumpa di kegiatan berikutnya, dan mari terus berkreasi demi masa depan yang lebih baik!
Depok, 14 September 2024 - Halo, teman-teman! Sabtu, 14 September 2024, menjadi hari yang sangat spesial buat kami di Aksi Berkreasi. Bersama anak-anak hebat dari Sekolah Master Indonesia, kami berkumpul di pelataran masjid sekolah untuk belajar seru tentang bagaimana menjaga bumi dengan cara yang sederhana tapi berdampak besar.
Acara dibuka dengan sesi General Knowledge—dan ini bukan sesi biasa! Lewat permainan Tebak Aksi Kita, anak-anak seperti Rifki, Lana, Belva, dan teman-teman lainnya belajar membedakan mana kegiatan yang merusak bumi dan mana yang menyehatkan bumi. Anak-anak terlihat aktif banget, bahkan ada momen lucu saat Rifki dengan yakin menempelkan stiker gambar orang buang sampah sembarangan di kategori "menyehatkan". "Eh, salah ya? Ternyata itu merusak!" katanya sambil tertawa. Kami semua ikut tertawa, tapi di situlah letak keseruannya—belajar sambil bermain!
Setelah itu, kami lanjut ke sesi yang gak kalah seru: Crafting! Di sini, anak-anak kami ajak untuk membuat sabun alami dari bahan lerak, yang pastinya ramah lingkungan. Siapa sangka, ternyata mereka sangat antusias! "Ini wangi juga, loh! Kayak sabun yang biasa dipakai di rumah," kata Lana sambil memegang sabun buatannya sendiri. Di sinilah kami berusaha menanamkan bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal-hal kecil, bahkan dari sabun yang kita pakai setiap hari.
Sebagai salah satu inisiator, saya, Kak Nayya, dan teman-teman relawan lainnya, Kak Aira, Kak Kay, Kak Tyan, serta Kak Fira dari Batch 3, benar-benar merasakan semangat mereka. Melihat anak-anak bukan cuma belajar, tapi juga merasa senang dan bangga dengan apa yang mereka buat, itu adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami. Kami berharap, dari kegiatan ini, mereka akan lebih sadar tentang lingkungan dan membawa semangat ini ke rumah dan sekolah mereka.
Yang paling bikin terharu, anak-anak seperti Belva dan Nayla bahkan mulai berdiskusi tentang bagaimana mereka bisa menggunakan sabun lerak ini di rumah. "Aku mau ajak Mama pakai sabun ini, deh. Lebih aman buat bumi, kan?" ujar Nayla dengan percaya diri. Bayangkan, anak-anak seusia mereka sudah mulai berpikir soal solusi nyata untuk menjaga lingkungan!
Kami di Aksi Berkreasi percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Dan Sabtu kemarin adalah salah satu langkah kecil yang penuh harapan. Anak-anak sudah mulai paham bahwa dengan aksi-aksi sederhana seperti memilih bahan alami, mereka bisa turut menjaga bumi. Semoga semangat ini terus tumbuh, dan kita bisa melibatkan lebih banyak anak-anak lain untuk berkreasi dan beraksi demi bumi yang lebih sehat.
Sampai jumpa di kegiatan berikutnya, ya! Mari terus berkreasi dan beraksi bersama Aksi Berkreasi!
Pada Sabtu, 21 September 2024, tim Aksi Berkreasi bersama Gali Aksara mengadakan kegiatan yang penuh kreativitas dan edukasi di Sekolah Master Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya mengajak anak-anak untuk berkreasi melalui kerajinan tangan, tetapi juga menanamkan kebiasaan membaca yang penting untuk perkembangan mereka. Acara ini terdiri dari dua sesi utama, yaitu Crafting Class dan General Knowledge yang melibatkan para peserta dalam berbagai aktivitas yang bermanfaat.
Sesi pertama adalah Crafting Class, di mana anak-anak diajak untuk membuat pembatas buku unik dari pita dan shrink paper. Kami bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mereka dengan memberi kebebasan dalam mendesain dan menggambar pada shrink paper, yang kemudian akan diproses menggunakan heat gun untuk menyusutkan desain tersebut menjadi bentuk pembatas buku yang menarik. Anak-anak dapat mengekspresikan imajinasi mereka dalam desain, memilih warna, gambar, dan bentuk sesuai dengan selera mereka.
Selain itu, kegiatan ini juga melatih keterampilan motorik halus, karena anak-anak harus memotong, menggambar, dan merakit pembatas buku mereka sendiri. Kami juga mengenalkan berbagai alat dan bahan kerajinan seperti shrink paper, heat gun, dan resin. Anak-anak diajarkan cara yang benar untuk menggunakan alat-alat tersebut dengan aman, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman kreatif, tetapi juga pembelajaran praktis mengenai alat kerajinan.
Sesi kedua adalah General Knowledge, di mana kami mengajak anak-anak untuk lebih mengenal pentingnya menjaga lingkungan melalui buku-buku yang disediakan oleh Gali Aksara. Kami membacakan buku-buku dengan tema lingkungan yang menyentuh isu-isu penting seperti pengelolaan sampah, pelestarian alam, dan pentingnya menjaga kebersihan. Melalui sesi ini, kami berharap dapat menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak sejak dini.
Selain itu, kegiatan ini juga mendorong anak-anak untuk lebih semangat membaca. Pembatas buku yang mereka buat sendiri di Crafting Class menjadi simbol bagi mereka untuk lebih sering membaca buku dan menggali pengetahuan. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk menanamkan kebiasaan membaca yang akan berguna sepanjang hidup mereka.
Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Master Indonesia ini adalah contoh nyata dari kolaborasi yang bermanfaat antara Aksi Berkreasi dan Gali Aksara. Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dapat mengembangkan kreativitas mereka, meningkatkan keterampilan motorik halus, dan lebih peduli terhadap lingkungan. Tak hanya itu, dengan membuat pembatas buku mereka sendiri, kami ingin menumbuhkan semangat membaca yang akan menjadi kebiasaan positif di masa depan.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Volunteers dari Aksi Berkreasi Volunteering Program Batch 3 yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini, serta kepada Gali Aksara yang telah memberikan dukungan dengan buku-buku edukatif tentang lingkungan. Kami juga berterima kasih kepada Sekolah Master Indonesia yang telah menyediakan tempat dan fasilitas untuk kegiatan ini. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendukung perkembangan anak-anak dalam berbagai aspek kehidupan mereka.
Pada Sabtu, 12 Oktober 2024, tim Aksi Berkreasi bekerja sama dengan Ranca Cycle mengadakan sebuah kegiatan yang penuh dengan kreativitas dan edukasi di Sekolah Master Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi anak-anak tentang pentingnya kreativitas dalam penggunaan bahan bekas sekaligus mengajarkan mereka cara memilah sampah yang benar. Dengan dua sesi utama, yaitu Crafting Class dan General Knowledge, kegiatan ini menjadi ajang yang menyenangkan dan bermanfaat bagi para peserta.
Sesi pertama adalah Crafting Class, di mana anak-anak diajak untuk menghias box packaging sabun dengan menggunakan majalah bekas. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kreativitas peserta dengan cara yang ramah lingkungan. Anak-anak diberi kebebasan untuk memilih gambar dan desain dari halaman majalah bekas untuk menghias kotak sabun yang mereka terima. Proses ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk belajar tentang daur ulang dan pemanfaatan kembali bahan-bahan bekas.
Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan para peserta tentang pentingnya memberikan nilai tambah pada barang-barang yang sering dianggap sampah. Dengan menghias kotak sabun, anak-anak diajak untuk berpikir lebih kreatif dalam melihat barang bekas sebagai sesuatu yang bisa diubah menjadi karya seni yang menarik.
Sesi kedua adalah General Knowledge, di mana anak-anak diajak untuk belajar tentang cara yang benar dalam memilah sampah. Dengan bantuan tim Ranca Cycle, para peserta diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis sampah, seperti sampah organik, anorganik, dan sampah yang dapat didaur ulang. Mereka juga belajar tentang bagaimana memisahkan sampah sesuai dengan jenisnya untuk mempermudah proses daur ulang dan pengelolaannya.
Selain memberikan pengetahuan tentang pengelolaan sampah, sesi ini juga menanamkan pentingnya kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui sesi ini, kami berharap para peserta tidak hanya memahami pentingnya memilah sampah, tetapi juga mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Kegiatan ini merupakan contoh kolaborasi yang sangat bermanfaat antara Aksi Berkreasi dan Ranca Cycle. Melalui Crafting Class dan General Knowledge, anak-anak tidak hanya diajarkan untuk berkreasi, tetapi juga diberikan pengetahuan yang berguna dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan. Saya sangat senang melihat antusiasme anak-anak dalam mengikuti setiap sesi, baik itu dalam menghias kotak sabun maupun belajar memilah sampah.
Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Ranca Cycle—Barua, Akmal, dan Kemal—yang telah bekerja sama dengan kami dalam mengedukasi anak-anak tentang pentingnya daur ulang dan pemilahan sampah. Terima kasih juga kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan semangat dan antusiasme yang luar biasa. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan serta menciptakan generasi yang lebih kreatif dan peduli terhadap bumi.
Pada Sabtu, 23 November 2024, Aksi Berkreasi kembali mengadakan kegiatan kolaboratif yang penuh kreativitas dan edukasi bersama Tunas Ilmu di Pondok Pesantren Bahrul Hadi Arrahmani, Depok. Kegiatan ini terdiri dari dua sesi yang tidak hanya mendorong anak-anak untuk berkreasi, tetapi juga membuka wawasan mereka terhadap dunia sains. Dalam acara ini, kami mengajak anak-anak untuk ikut serta dalam Crafting Class dan General Knowledge dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan praktis serta memperdalam pengetahuan sains yang aplikatif.
Sesi pertama adalah Crafting Class, di mana anak-anak diajak untuk membuat gantungan kunci dari shrink paper. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas mereka dengan cara yang menyenangkan dan bermanfaat. Shrink paper dipilih karena memberikan pengalaman yang unik, di mana desain yang digambar oleh anak-anak akan mengecil setelah dipanaskan, menciptakan gantungan kunci yang menarik dan personal.
Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya mengajarkan teknik menggambar dan merangkai, tetapi juga mengenalkan anak-anak pada konsep perubahan bentuk yang terjadi akibat pemanasan. Anak-anak tampak sangat antusias saat melihat desain mereka menjadi lebih kecil dan padat setelah diproses dengan heat gun. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga membantu mereka belajar menggunakan alat kerajinan dengan aman.
Sesi kedua adalah General Knowledge, di mana anak-anak diperkenalkan pada berbagai konsep dasar sains. Dengan bantuan tim Tunas Ilmu yang dipimpin oleh Husna, peserta diajak untuk mengenal dunia sains melalui kegiatan yang menyenangkan dan mudah dipahami. Kami membahas berbagai topik menarik dalam sains, seperti fenomena alam, tubuh manusia, atau prinsip dasar fisika yang dapat mereka temui sehari-hari.
Melalui sesi ini, kami bertujuan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak tentang dunia sekitar mereka dan memahami bagaimana ilmu pengetahuan berperan dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan teori, tetapi juga dapat mengaitkannya dengan hal-hal yang mereka alami setiap hari.
Kegiatan ini merupakan contoh nyata dari sinergi yang bermanfaat antara Aksi Berkreasi dan Tunas Ilmu dalam memberikan pendidikan yang holistik bagi anak-anak. Crafting Class memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berekspresi melalui seni, sementara General Knowledge membuka pikiran mereka terhadap dunia sains yang penuh dengan pengetahuan menarik. Kami sangat senang melihat semangat para peserta yang terlibat aktif dalam kedua sesi tersebut.
Terima kasih kepada tim Tunas Ilmu, yang telah memberikan dukungan dalam memfasilitasi pembelajaran sains yang menyenangkan, serta kepada para Volunteers, Fira dan Dhyana, yang telah membantu kelancaran kegiatan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Bahrul Hadi Arrahmani atas dukungan dan fasilitas yang diberikan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin memberi manfaat bagi anak-anak dalam mengembangkan potensi diri mereka melalui kreativitas dan pengetahuan.
Pada Sabtu, 30 November 2024, Aksi Berkreasi bersama TaniTech mengadakan kegiatan edukatif yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak-anak sekaligus memperkenalkan mereka pada teknologi pertanian yang inovatif. Bertempat di Sekolah Master Indonesia, acara ini menggabungkan Crafting Class yang kreatif dengan General Knowledge yang mendidik, menjadikannya kesempatan yang luar biasa bagi peserta untuk belajar sekaligus berkreasi.
Sesi pertama adalah Crafting Class, di mana anak-anak diajak untuk membuat tatakan gelas dari tanah liat. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kreativitas mereka dalam menciptakan benda fungsional yang juga memiliki nilai estetika. Dengan menggunakan tanah liat, peserta dapat mencetak, membentuk, dan menghias tatakan gelas sesuai dengan imajinasi mereka, sambil belajar teknik dasar dalam seni kerajinan tangan.
Melalui sesi ini, kami juga ingin mengajarkan anak-anak tentang pentingnya kerajinan tangan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, mereka juga diberi kesempatan untuk bekerja dengan bahan alami seperti tanah liat, yang membuka wawasan mereka tentang keberlanjutan dan penggunaan bahan baku yang ramah lingkungan.
Sesi kedua adalah General Knowledge, di mana anak-anak diajak untuk membaca buku dari TaniTech, sebuah bisnis buku yang dikembangkan oleh anggota Aksi Berkreasi, Yusuf dan Nayya. Buku ini mengangkat tema Teknologi Pertanian, dengan tujuan mengenalkan anak-anak pada konsep dasar pertanian modern yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan hasil pertanian. Melalui buku ini, kami ingin menanamkan pemahaman tentang pentingnya pertanian dalam keberlanjutan pangan dan bagaimana teknologi dapat berperan dalam mengoptimalkan proses tersebut.
Buku TaniTech juga dirancang untuk memperkenalkan anak-anak pada konsep-konsep teknologi yang dapat mereka aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, serta mendorong mereka untuk berpikir lebih luas tentang potensi teknologi dalam bidang yang mereka minati. Anak-anak diajak untuk berinteraksi dengan buku melalui ilustrasi menarik dan informasi yang mudah dipahami.
Kegiatan ini adalah contoh yang sempurna dari kolaborasi yang bermanfaat antara Aksi Berkreasi dan TaniTech. Crafting Class memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berkreasi dan mengasah keterampilan motorik mereka, sementara General Knowledge memperkenalkan mereka pada dunia pertanian modern yang menggabungkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada tim TaniTech yang telah berkontribusi dalam mendidik anak-anak tentang teknologi pertanian, serta kepada seluruh Volunteers Fira dan Dhyana yang telah mendampingi dan membantu kelancaran kegiatan. Terima kasih juga kepada Sekolah Master Indonesia atas dukungan dan fasilitas yang diberikan. Semoga kegiatan ini bisa memberikan inspirasi dan pengetahuan yang bermanfaat bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan minat mereka, khususnya dalam bidang pertanian dan teknologi.
Kami berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut, membuka peluang baru bagi anak-anak untuk belajar sambil berkreasi dan menumbuhkan rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan serta keberlanjutan.
Aksi Berkreasi dan Sekolah Master Indonesia sedang mencari kamu yang ingin ikut berkontribusi memberikan harapan masa depan yang cerah bagi anak-anak bangsa yang tidak seberuntung anak-anak pada umumnya.
Syarat-syarat: 📚 Terbuka buat siswa-siswi di kelas 9-12 ❤️ Minat di bidang pendidikan, punya empati buat anak-anak kurang beruntung 💪 Siap komitmen penuh ke agenda yang dijadwalkan 🚗 Bisa ke Sekolah Master Indonesia di Depok ⏰ Bersedia korbankan Sabtu pagi dari 08:00 - 10:00 📆 Berkomitmen untuk datang pada tanggal yang telah dipilih dan tidak boleh menggantinya selain tanpa sepengetahuan dan izin member lain
Join UsAksi Berkreasi mengajak sobat untuk bahu-membahu memfasilitasi pendidikan bagi anak kurang mampu. Bantuan sobat akan dipakai untuk menyediakan alat-alat kreasi dan buku baru, yang mana dapat membantu anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan memperluas wawasan.
Info Donasi:
BCA: 7330447383 (Vanissa Rania)
Gopay, ShopeePay, OVO, Dana: 08111741851 (Vanissa Rania A)
Confirm Donation